Daftar Lengkap Saham Grup Sinarmas 2021

Dika Aksara

[Waktu baca: 5 menit]

Bagi investor saham yang sudah cukup lama malang-melintang di pasar modal, saham-saham Grup Sinarmas tentu tidak asing lagi. Tapi bagi investor pemula, mungkin nama-nama perusahaan Grup Sinarmas belum terdengar familiar.

Ada baiknya investor pemula mengetahui grup besar ini karena lini usahanya yang cukup beragam dan menjadi salah satu acuan perkembangan bisnis di Indonesia.

Grup Sinarmas adalah bisnis yang didirikan dan dikelola oleh keluarga Widjaja. Bisnis Sinarmas didirikan oleh mendiang Eka Tjipta Widjaja dan kini diteruskan oleh keluarganya. Sinarmas adalah salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia dengan bisnis yang membentang di berbagai sektor.

Dari sekian banyak bisnis yang dikelola oleh Sinarmas, sekitar 11 di antaranya telah menjadi perusahaan terbuka.  Perusahaan itu bergerak di berbagai sektor, mulai dari industri pulp dan kertas, agribisnis dan pangan, layanan keuangan, pengembang dan realestate, telekomonukasi, hingga energi dan infrastruktur.

Apa saja perusahaan terbuka yang berada di bawah naungan Grup Sinarmas? Berikut ini daftarnya:

1. PT SMART Tbk (SMAR)

PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART) Tbk. bergerak di bidang produk konsumen berbasis kelapa sawit. SMART beroperasi dengan mengelola ratusan ribu hektare kebun kelapa sawit, termasuk lahan plasma. 

SMART lantas memanen dan mengolah kelapa sawit menjadi minyak sawit (CPO) dan inti sawit (PK). Proses selanjutnya adalah mengolahnya mnjadi beragam produk industri seperti minyak goreng, margarin, hingga oleokimia. 

2. PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM)

BSIM berdiri sejak 1989 dengan nama PT Bank Shinta Indonesia. Tahun 2005, perjalanan bank masuk babak baru setelah PT Sinar Mas Multiartha Tbk, perusahaan layanan keuangan di bawah Grup Sinarmas mengambil alih 21 persen saham PT Bank Shinta Indonesia. 

Bank Sinarmas melepas sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 2010. Selain memiliki layanan bank konvensional, Bank Sinarmas juga memiliki layanan syariah.

3. PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA)

Dian Swastika Sentosa Tbk berdiri sejak 1996. Perusahaan dan anak usahanya fokus di lini bisnis penyediaan tenaga listrik dan uap, pertambangan batubara, perdagangan besar, serta multimedia dan infrastruktur. Perusahaan ini melakukan IPO pada Desember 2009.

4. PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA)

SMMA bergerak di lini bisnis jasa keuangan. Perusahaan ini sebelumnya bernama Internas Arta Leasing Company hingga 1989, sebelumnya akhirnya berubah menjadi Internas Arta Finance Company pada 1995. Lantas pada Juli 1995, perusahaan ini melantai di bursa.

5. PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE)

Perusahaan ini mulai berdiri pada 1985 dengan nama PT Asuransi Jiwa Purnamala Internasional. Setelah sempat berganti nama beberapa kali, nama perusahaan ini menjadi PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (juga dikenal sebagai Sinarmas MSIG Life SMiLe) yang mewakili nama dua pemegang sahamnya yaitu .PT Sinar Mas Multiartha Tbk dan grup asuransi raksasa Jepang, Mitsui Sumitomo InsuranceCo., Ltd.

Pada 9 Juli 2019, Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG resmi mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi perusahaan publik dengan komposisi kepemilikan saham 80% oleh Mitsui Sumitomo Insurance Co., Ltd., 12,5% PT Sinar Mas Multiartha Tbk dan 7,5% publik.

6. PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI)

Perusahaan ini bergerak di bidang pembangunan dan pengembagan realestate, serta bisnis perdagangan umum. Di industri properti, Duta Pertiwi dikenal dengan nama Sinarmas Land yang merupakan salah satu pemain besar di Indonesia. 

Perusahaan properti ini telah malang melintang di industri properti sejak akhir 1980an. Sejumlah proyek yang pernah digarap oleh Duta Pertiwi antara lain International Trade Center (ITC) di berbagai kota hingga BSD City. Perusahaan ini melakukan IPO pada 1994.

7. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS)

Anak perusahaan dari Grup Sinarmas yang satu ini bergerak di bidang industri, perumahan, dan developer komersial. Salah satu proyek yang dikelola oleh Puradelta adalah Kota Deltamas, sebuah kawasan modern terpadu seluas  ± 3.200 hektar.

Kawasan itu terdiri dari kawasan hunian, kawasan industri dan kawasan komersial yang terletak di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Kota Deltamas adalah sebuah joint venture antara Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation dari Jepang.

8. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)

INKP bergerak di bidang produksi kertas, pulp, dan kertas kemasan. Perusahaan ini mulai berjalan secara komersial sejak 1978. Entitas induk utama dan perusahaan dan anak usaha adalah PT Purinusa Ekapersada yang merupakan bagian dari Grup Sinarmas.

Indah Kiat Pulp and Paper adalah bagian dari merk dagang Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas. Indah Kiat memiliki sejumlah pabrik di Pekanbaru, Serang, Tangerang.

9. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

BSDE merupakan salah satu anak perusahaan grup Sinarmas yang bergerak di bidang pengembangan realestate. Perusahaan telah mengembangkan salah satu proyek properti yang cukup prestisius di Tangerang yakni BSD City.

Sektor properti adalah salah satu sektor yang mendapatkan banyak stimulus dari pemerintah pada masa pandemi virus corona. Simak ulasannya dalam artikel berikut: Sebulan Stimulus, Sektor Properti Masih Lesu?

10. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

Tjiwi Kimia merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai  jenis kertas, termasuk kemasan, dan produk sampingan lainnya. Perusahaan ini memulai produksi komersialnya pada 1977. 

Sama seperti Indah Kiat, Tjiwi Kimia adalah bagian dari merk dagang Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas. Pabrik perusahaan terletak di Mojokerto, Jawa Timur.

11. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN)

Beroperasi di Indonesia sejak 2011, anak usaha Grup Sinarmas ini bergerak di layanan telekomunikasi untuk segmen ritel dan korporat. Perusahaan ini mengklaim diri sebagai pionir layanan internet 4G LTE dan layanan VoLTE. Di samping itu, perusahaan ini mengklaim memiliki jangkauan 4G LTE terbesar di Indonesia.

 
 

Tags:

Investasi